📚 ALOHA..Baca Kuys!
"Di balik formasi tempur dan protokol militer, ada prajurit-prajurit terpilih yang menyimpan kekuatan kuno... dan luka yang lebih dalam dari medan perang itu sendiri."
Tahun 2098. Di bawah langit Nusantara yang telah berubah menjadi zona strategis terakhir dunia, lahirlah generasi baru penjaga negeri: pengguna Prana, kekuatan warisan purba yang kini menjadi senjata paling dicari di era perang modern.
Mereka adalah tiga dari yang terkuat:
Bukan, sang pewaris Phoenix dari Surga, simbol kebangkitan dan api suci yang tak pernah padam.
Cara, pengendali Naga Putih, prana langit yang mampu menyejukkan kekacauan dan menuntun pasukan ke arah yang benar.
Rada, pemilik Naga Hitam—dengan kekuatan gelap dan pusaran waktu, ia mampu memanggil entitas dari semesta lain... dan mengacaukan garis realitas.
Namun di balik kejayaan mereka sebagai trio tempur utama Sayap Garuda, ada konflik yang lebih sunyi tapi jauh lebih berbahaya: cinta.
Saat hati Cara mulai berpaut pada Bukan, rasa cemburu Rada berubah menjadi ambisi... lalu pengkhianatan. Ia tak hanya membelot dari pasukan, tapi membelah semesta dengan pusaran prana—mengundang makhluk-makhluk dari luar realitas, dan memicu perang dimensi yang mengancam kehancuran Nusantara.
Kini, antara tugas dan perasaan, antara prajurit dan pengkhianat—pilihan tak lagi sederhana.
Operasi "Garuda": Warisan Prana" adalah kisah peperangan besar, cinta yang terluka, dan pertarungan antara cahaya dan kegelapan... di medan yang lebih luas dari sekadar bumi.
Berikut ini merupakan ringkasan dari cerita fiksi tersebut:
Tersembunyi di lereng Gunung Arjuna, Desa Teratai menyimpan rahasia kuno: pusaka prana, energi bumi yang diwariskan turun-temurun, sekaligus kutukan bagi pewarisnya. Bukan, pemuda desa itu, mewarisi kekuatan luar biasa ini, ditakdirkan untuk melindungi desanya dari ancaman tak terlihat.
Dibimbing ayahnya, perajin kayu bijak, dan didukung oleh ibunya serta Rara, adik perempuannya yang peka terhadap energi ghaib, ia tumbuh di antara aroma kayu dan bisikan angin gunung. Mimpi Bukan tidak sekadar menjadi pilot jet tempur TNI AU, melainkan juga pelindung di desanya.
Namun, pelatihan di TNI AU bukanlah satu-satunya tantangan.
Bersama Rada, seorang pria jenius teknologi ambisius yang merupakan keturunan terakhir keluarga penjaga pusaka, namun menyimpan ambisi untuk mengendalikan kekuatan prana demi kekuasaan, dan Cara, seorang perempuan misterius yang mampu berkomunikasi dengan alam, sekaligus menyimpan dendam terhadap kekuatan prana akibat tragedi yang menimpa keluarganya, ia siap menghadapi takdirnya.
And the stories begin..
Senja menyelimuti Gunung Arjuna.Terlihat ayah sedang bercengkrama dengan bukan di kaki gunung tersebut
Ayah: (Menunjuk langit) "Lihatlah, Bukan. Ketenangan ini... menipu. Mereka sudah mendekat."
Bukan: (Merasakan kegelisahan) "Saya merasakannya, Ayah. Kegelisahan yang lebih kuat dari sebelumnya."
Ayah: (Menunjukkan ukiran kayu kuno) "Ini bukan sekadar ukiran, Bukan. Ini kunci kekuatan prana di dalam dirimu. Kekuatan yang bisa menyelamatkan, atau menghancurkan desa kita. Dan Rada... dia bukan sekutu yang bisa dipercaya sepenuhnya."
Bukan: (Meraba ukiran, merasakan getaran) "Rada? Apa maksud Ayah?"
Ayah: "Keluarga Rada telah lama mengincar pusaka ini. Mereka ingin menguasainya untuk kepentingan pribadi. Cara... dia menyimpan dendam, tetapi dia juga satu-satunya yang memahami kekuatan alam untuk melawan mereka. Kau harus bijak memilih sekutu."
Setibanya di rumah pada malam itu terjadilah sebuah percakapan yang cukup menarik diantaranya
Ibu: (Pada Bukan) "Ayahmu benar. Rada menyimpan ambisi yang berbahaya. Cara juga menyimpan rahasia yang bisa membahayakan kita semua."
Jelita : (Menarik tangan Bukan) "Kakak, aku merasakannya juga. Ada kekuatan gelap yang mengincar kita. Kita harus berhati-hati."
Bukan: "Tapi kita harus melindungi desa kita.
Ibu: "Ya, Nak. Tapi kau harus berhati-hati memilih sekutu. Kepercayaan adalah senjata yang paling tajam, dan juga yang paling mudah dikhianati."
Keesokan harinya, Bukan memulai perjalanan panjang ke pangkalan AU,
ukiran kayu yang dimilikinya terasa semakin bergetar. Pesan ayahnya menghantuinya: .
"Kau yang terpilih... Mereka akan datang."
Di ruang pendaftaran AU, ramai dan tegang. Calon penerbang muda bersemangat. Bukan melihat Rada dan Cara.
Bukan: "Rada! Cara! Kalian di sini juga?"
Rada: (Terkejut) "Bukan! Tidak menyangka. Kau juga ingin menjadi penerbang? Ini kesempatan untuk menguasai teknologi yang bisa mengendalikan kekuatan prana, dan menghancurkan siapapun yang menghalangi kita!"
Cara: (ekspresi Tenang dan sedikit misterius) "Aku tahu kau akan datang, Bukan. Akupun bisa merasakannya.
Kekuatan ini memanggil kita untuk melindungi...
dan membalas dendam. Tetapi, aku tidak akan membiarkan Rada menguasai kekuatan ini."
Bukan: (Menunjukkan ukiran kayu) Aku mewarisi sesuatu yang besar, sesuatu yang berbahaya. Dan aku tidak akan membiarkan kalian berdua saling menghancurkan.
Ketiga sahabat itu, dengan latar belakang berbeda dan rahasia masing-masing, bersatu melindungi desa dan mengungkap rahasia pusaka prana.
Singkatnya setelah melalui ujian yang cukup panjang dan menguras tenaga dan air mata pada akhirnya mereka bertiga lulus dan diterima di TNI AU.
Namun, persahabatan dan kepercayaan mereka sudah retak. Pelatihan di AU dimulai, tanpa menyadari ancaman yang jauh lebih besar dan mengerikan menanti. Perjalanan mereka baru dimulai.
End of part
Jadi, Demikianlah sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.
Kalian juga dapat membaca cerita versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:
Note:
Inspirasi dan beberapa bagian cerita ini berasal dari kolaborasi dengan Cici, seorang penulis AI."
