Senin, 07 Juli 2025

Pertarungan kura-kura ninja vs Gundala dan aliansi di Negeri sakura

               

.                Ilustrasi diedit oleh Book cover.                           Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

Selamat malam semuanya, mungkin beberapa atau banyak dari kalian pernah membaca kutipan berikut:

"Imajinasi adalah awal dari penciptaan. Kita membayangkan apa yang kita inginkan, kita menginginkan apa yang kita bayangkan, dan akhirnya kita menciptakan apa yang kita inginkan." 

George Bernard Shaw


Episode kali ini penulis mengajak Anda menjelajahi semesta alternatif yang lahir dari daya imajinasi tanpa batas. Di sinilah batas antara kenyataan dan fantasi menjadi kabur, saat tokoh-tokoh legendaris seperti Gundala dan Kura-Kura Ninja saling bertemu dalam skenario tak terduga—di Bukit Sakura Jepang yang penuh simbol keindahan dan konflik tersembunyi.
Mari membaca dengan hati terbuka dan pikiran bebas, sebab setiap kisah fiksi adalah cermin dari keinginan terdalam manusia untuk bermimpi dan menghidupkan kemungkinan yang tak terpikirkan.

Berikut ini merupakan ringkasan dari cerita fanfic episode kali ini:


Suatu hari di pinggiran pantai yang tenang di Pacitan,Jawa Timur, Gundala dan aliansinya menikmati suasana yang damai. Suara ombak yang berdebur dan angin sepoi-sepoi membuat mereka merasa seolah berada di surga. Namun, kedamaian itu segera terganggu saat Gundala merasakan getaran aneh di tanah.

"Ada sesuatu yang tidak beres,"

kata Gundala sambil menatap laut yang berkilau.

"Kita harus lebih berhati-hati lagi." ujar Janus manusia air menambahkan.

Ketika mereka bersiap untuk pergi, tiba-tiba air laut mulai bergejolak. Gelombang besar muncul dari kejauhan,membentuk pusaran yang semakin membesar. Tanpa peringatan, Gundala dan aliansinya tersedot ke dalam pusaran waktu itu. Dalam sekejap, dunia sekitar mereka menjadi gelap.

Sementara itu, jauh di bawah tanah di laboratorium di Manhattan city, Kura-Kura Ninja sedang sibuk dengan eksperimen terbarunya. Leonardo tengah bereksperimen dengan tongkat besi serbaguna yang telah dia buat dengan penuh semangat.

Sementara Raphael hanya terdiam dan melihat tanpa sepotong kalimatpun yang keluar dari mulutnya.

"Ini akan menjadi alat yang hebat!" 

teriak Donatello saat dia mengaktifkan perangkatnya. Namun, tiba-tiba saja terjadi sebuah insiden yang tidak terduga!! energi dari tongkat besi itu meledak, menciptakan cahaya terang yang menyelimuti seluruh lab.

"Apa yang kamu lakukan,Donie?" 

seru Mikey sembari berusaha menutupi matanya dari cahaya.

Sebelum mereka bisa bereaksi lebih lanjut, cahaya itu merambat ke seluruh ruangan dan menarik keempat Kura-Kura Ninja ke dalam pusaran waktu yang sama. Dalam hitungan detik, mereka juga terhisap ke dalam kegelapan.

Ketika Gundala dan aliansinya membuka mata kembali, mereka mendapati diri mereka berada di tengah taman sakura yang indah-di Jepang. Bunga-bunga sakura bermekaran di sekitar mereka, memberikan nuansa magis pada tempat tersebut.

"Ini negeri Sakura!" 

seru Joko Tingkir dengan rasa kagum. "Tapi bagaimana kita bisa sampai di sini?"

Sementara itu di sisi lainnya,lebih tepatnya di taman kota, Kura-Kura Ninja juga terkejut melihat pemandangan baru ini. 

"Di mana kita?"

tanya Donatello sambil mengamati sekelilingnya.

Kedua kelompok saling memandang dengan kebingungan dan rasa ingin tahu. Mereka tidak menyadari bahwa meskipun berasal dari dunia yang berbeda dan perjalanan yang sangat berbeda, nasib mereka kini terjalin dalam petualangan baru ini.

Dengan tekad untuk menemukan cara kembali ke rumah masing-masing,
 Gundala dan aliansinya serta Kura-Kura Ninja bersatu. Mereka harus menjelajahi negeri sakura ini bersama-sama dan menghadapi tantangan apa pun yang mungkin menanti mereka. Dalam perjalanan ini, persahabatan baru akan terbentuk dan misteri besar akan terungkap-misi mereka untuk menemukan jalan pulang telah dimulai!

Jadi, demikianlah  tadi sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, sekian dan terima kasih.


Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya: 



Jumat, 04 Juli 2025

"Joko Sembrono": kisah si pemuda teledor yang selalu beruntung!!

 

          Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

Dikisahkan pada zaman Dulu… lebih tepatnya di masa kejayaan kerajaan-kerajaan Nusantara, ketika  kerajaan Mataram dan kerajaan Yogyakarta masih tegang karena politik, dan VOC sibuk menjebak bangsawan lokal…
Ada satu sosok yang tidak pernah tercatat dalam sejarah resmi.

Joko Sembrono.

Ia merupakan seorang kurir kerajaan Mataram yang memiliki tugas yang cukup sederhana: 

mengantar surat. 

Tapi... jangan tanya soal keakuratan, karena Joko ini terkenal dengan cerobohnya yang sangat kebangetan.

Pernah pada suatu hari, dia ditugaskan membawa surat perjanjian damai Mataram ke Yogyakarta. Tapi karena terlalu sibuk nulis surat cinta buat Putri Sekar, dia malah tertukar suratnya sendiri!
Alhasil, surat cinta berisi pantun gombal dan emotikon hati 💘 malah diterima kerajaan Yogyakarta secara resmi…
Sementara perjanjian damai tercecer entah di mana.

Yang lebih gila lagi?

Dia membawa HP.

Iya, kalian semua nggak salah baca: 

Handphone.

Nggak ada yang  seorangpun yang mengerti itu benda apa, tapi rakyat bilang itu pusaka langit.
Dia pernah pakai buat selfie sama prajurit VOC, nulis 

"Senggol  dikit dong, Kompeni!" 

di aplikasi Notes, dan... entah gimana, HP itu bisa nyala padahal belum ada listrik.

Dan dari kekonyolannya itulah, konspirasi besar VOC terbongkar.
Semuanya berawal dari kesalahan kirim surat dan teknologi yang terlalu jauh melampaui zamannya.

Berikut ini merupakan ringkasan cerita untuk episode kali ini :


Mentari di pagi kembali menyinari kota Mataram, namun terlihat suasana sedikit tegang di Istana Kasepuhan. 
Sultan Agung, pemimpin kerajaan, sedang menunggu kedatangan Joko Sembrono, kurir kerajaan yang sangat terkenal.... karena kecerobohannya:

 Joko Sembrono

Joko,pemuda gondrong berambut hitam legam dan panjangnya hampir menyentuh tanah menjadi ciri khasnya, menjadi pemandangan yang kontras dengan kemegahan istana. 

Ia selalu mengurai rambutnya kemanapun pergi — seolah tata krama kerajaan hanyalah hiasan teks pelajaran . 

Hari itu, ia membawa sebuah pesan penting dari Sultan Agung kepada Pangeran Mangkubumi di daerah Yogyakarta.

Joko, dengan santainya, baru tiba setengah jam terlambat. Tak lupa dia menyelipkan sebatang rokok kretek di balik telinga, lalu mengeluarkan sebuah kamera polaroid dari saku bajunya yang usang. 

"Ah, sayang sekali, pemandangan matahari pagi di depan istana ini harus diabadikan," gumamnya sambil mengarahkan kamera ke arah gapura istana.

Klik! 

Sebuah foto instan tercetak, menampilkan Joko dengan latar belakang istana yang megah.

Ia tersenyum puas, lalu mengunggahnya ke akun Instagram miliknya:
@jokosembrono_official, dengan caption : 
"Late again, but terbayarkan dengan pemandangan yang wah! #IstanaKasepuhan #Mataram #LatePost #GondrongGanteng".

Ketika sampai didalam istana, Sultan Agung menghela napas panjang. Ia sudah bosan dengan kelakuan Joko. Namun, ia juga tak bisa menyangkal keberuntungan yang selalu mengikuti pemuda itu.

Kali ini, pesan yang dibawanya terlihat sangat penting, yaitu sebuah perjanjian damai dengan kerajaan tetangga. Jika pesan ini terlambat, perang bisa saja pecah.

Setelah mengambil napas dalam-dalam, Joko menyerahkan sebuah amplop kepada Sultan. 
"Ampun, Gusti," 
katanya sambil menunduk. "Saya sedikit terlambat."

Sultan Agung membuka amplop itu. Alisnya bertaut. "Wait a minute!..Ini... ini bukan pesan untuk Pangeran Mangkubumi!" 

Ia mengeluarkan isi amplop yang ternyata berisi sebuah surat cinta yang ditulis dengan tinta merah menyala, berbau harum bunga kenanga.

Joko terperangah sembari berkata

" wadadidaw ..!!"

Kemudian dia memeriksa amplop lain di sakunya. "Astaga!" Rupanya dia menemukan amplop yang seharusnya diberikan kepada Pangeran Mangkubumi malah terjepit di antara foto polaroid dan ponsel pintarnya. 

( Kok bisa ada benda modern di zaman kerajaan.. nevermind)

Dia telah menukar amplopnya! Surat cinta itu ternyata miliknya yang seharusnya ditujukan kepada seorang gadis cantik bernama Sekar, putri seorang saudagar kaya di Yogyakarta.

Sultan Agung menatap Joko dengan ekspresi tak percaya
"Kau... kau telah menukar pesan erjanjian damai dengan surat cintamu?!"

Joko hanya bisa mengangguk, wajahnya pucat pasi. Ia tahu, kali ini kesalahannya sungguh fatal. Namun, entah bagaimana, ia merasakan sebuah firasat yang aneh. Sebuah keberuntungan yang tak terduga mungkin akan datang lagi.

Apa yang akan terjadi pada Joko selanjutnya?


Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:

Senin, 30 Juni 2025

Ketika kepintaran MC Gyver dan Detective Conan merusak film Indonesia :Merantau

 


           Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com


📚 ALOHA..Baca Kuys!

Coba Bayangkan  adegan epic ini :
Ketika Yuda baru mau menyelesaikan duel mautnya melawan Eric ,  dengan jurus silat pamungkas sudah siap dilepas, pada saat  napas tinggal satu tarikan lagi…
Tiba-tiba saja…

“Cut..!!”

Detektif Conan muncul dari lorong gelap sambil nunjukin sketsa sidik jari.
“Eric bukan musuh sebenarnya! Dia cuma dikendalikan oleh trauma masa kecil dan sindikat perdagangan organ ilegal!”

Belum sempat Yuda mencerna kalimat yang terbilang cukup rumit itu, McGyver sudah turun dari plafon dengan kabel stop kontak, botol sirup marjan merah rasa pandan, dan ventilasi jendela yang  rusak parah. 
.
Dalam 3 menit, dia berhasil membuat penangkap musuh otomatis dari peralatan dapur kosan.

Plot film Merantau langsung ambyar.
Yang tadinya duel bermakna jadi forum investigasi penuh teori konspirasi, alur dramatis berubah jadi kuliah umum tentang cara menjebak sindikat internasional pakai duct tape.

Selamat datang di fanfic  tingkat absurd level dewa.

Di mana kekuatan fisik khas film Indonesia harus bertahan hidup di tengah logika tak berperasaan ala  Detektif Conan, dan kejeniusan teknikal McGyver yang nggak kenal batas akal sehat.

Akankah Yuda tetap menendang nasibnya sendiri seperti di film tersebut?
Atau justru jadi korban utama logika kebablasan dua tokoh tamu tak diundang?

Silahkan Duduk manis dan jangan lupa 
Pegang camilan.
Karena kalian semuanya akan menyaksikan kisah ketika silat dan sains saling sikut, dan plot utama hanya jadi korban sampingannya.


Berikut ini merupakan ringkasan cerita untuk episode kali ini..:

Malam itu, langit dipenuhi bintang yang berkelap-kelip, seolah menyaksikan sebuah peristiwa luar biasa yang akan terjadi. Di tengah keheningan malam, dua sosok jenius dari dunia yang berbeda tanpa sengaja terjebak dalam sebuah insiden yang mengubah segalanya.

Di sudut ruangan sederhana di daerah Colorado, Amerika Serikat, terdapat McGyver yang pada saat McGyver—masih muda dan penuh semangat—sedang memeriksa barang-barang seadanya di daerah sekitar tempat tinggalnya. 

Dengan keterampilannya yang luar biasa, ia mampu menciptakan alat dari benda-benda yang seperti terlihat usang atau tidak berguna. 

Namun, malam ini, ia merasakan ada sesuatu yang aneh di udara. Sebuah getaran aneh mengalir melalui tubuhnya, seolah-olah memanggilnya untuk melakukan sesuatu.Dan sebelum sempat memikirkan lebih jauh—sebuah kilatan cahaya menyilaukan menyelimuti tubuhnya. Dalam sekejap, ia menghilang dari tempatnya berdiri.

Sementara itu, ribuan kilometer jauhnya, di tengah hiruk pikuk kota Tokyo, Jepang, terdapat seorang detektif cilik yang dikenal dengan otaknya yang ang sangat brilian dan semangat tak kenal lelah sedang tersesat dalam pikirannya sendiri, Dialah Conan Edogawa—detektif muda berbakat yang tak kenal lelah memburu kebenaran.

Pada saat sedang merenungkan kasus misterius yang baru saja ia pecahkan, secara tiba-tiba ia tertelan kedalam sebuah gelombang kegelapan yang mendekatinya. 

Dalam sekejap mata, ia menemukan dirinya berada di tempat yang asing lebih tepatnya di Indonesia, yaitu sebuah lokasi dimana sedang terjadi sebuah film lokal Nusantara berjudul "Merantau."

Keduanya saling bertemu dalam kebingungan total, karena menyadari bahwa telah terjebak dalam kisah yang bukan milik mereka. 

Uniknya, ternyata mereka saling memahami bahasa yang diucapkan satu sama lain dan mereka berdua dapat mudah untuk mempelajari bahasa baru yaitu "Indonesia", jadi tidak ada kendala bagi mereka berdua untuk bekerjasama untuk memperbaiki keadaan ini.

McGyver kemudian mencoba mencari cara untuk kembali ke dunianya dengan menggunakan alat-alat yang ada di sekitarnya. 

Sementara itu, Detective Conan merasa perlu untuk melakukan analisis situasi dan menemukan petunjuk untuk membantu mereka keluar dari kekacauan ini.

Namun, seperti inilah yang terjadi wattpaders, tanpa sadar, setiap tindakan kecil yang mereka lakukan itu memiliki dampak besar pada alur cerita Tersebut.

Ketika ia mencoba membuat sebuah alat untuk membuka pintu keluar dengan menggunakan potongan kayu dan paku, alat itu malah menyebabkan sebuah ledakan kecil yang mengguncang lokasi syuting. 

Para aktor dan kru film merasa auto terkejut dan bingung melihat apa yang terjadi.

"Siapa yang melakukan ini?!" teriak salah satu kru film sambil berlari menjauh. Sementara itu, Conan hanya bisa menggelengkan kepala melihat kecerobohan yang dilakukan oleh McGyver.

"Tenang! Easy lah, Kita harus memperbaiki ini sebelum semuanya semakin kacau!" seru Conan dengan semangat detektifnya.

Mereka berdua pun sepakat untuk bekerja sama meskipun pendekatan mereka sangat berbeda. McGyver dengan ide-ide kreatifnya dan Conan dengan analisis cerdasnya.

Keduanya menyadari bahwa keunikan masing-masing bisa menjadi kunci untuk memperbaiki kekacauan ini.

Dengan aksi mendebarkan dan momen-momen lucu yang tak terduga, petualangan mereka dimulai. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pertarungan epik melawan penjahat film hingga momen dramatis di mana mereka harus menyelamatkan karakter utama dari situasi berbahaya.

Apakah McGyver dan Detective Conan dapat menyelamatkan jalan cerita "Merantau" sebelum semuanya menjadi semakin kacau? Petualangan ini baru saja dimulai, dan siapa pun tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya!

Dengan semangat baru dan kerja sama tak terduga antara dua jenius ini, segala sesuatu mungkin saja terjadi. Dari situasi lucu hingga aksi mendebarkan, lintasan waktu ini akan membawa pembaca dalam perjalanan penuh kejutan!


Jadi, demikianlah  tadi sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, sekian dan terima kasih.


Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:

Jumat, 27 Juni 2025

Gigitan Terakhir : Sebuah Kisah Kehidupan Seorang Pedagang Kue Cubit.

 

          Ilustrasi diedit oleh Book cover
                Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

Selamat malam teman-teman pembaca setia!
Pernah nggak sih kalian nyicipin kue cubit yang meleleh di mulut, bikin senyum-senyum sendiri ibarat ketemu dengan cinta pertama? 

Tapi… pernah nggak kalian kepikiran, siapa sosok di balik kue cubit itu? Apa yang dia korbankan? Apa yang dia perjuangkan demi satu loyang kecil penuh harapan?

Episode Kali ini ini penulis mau mengajak kalian semuanya menyelami kisah seorang pedagang sederhana. Bukan superhero, bukan artis, bukan orang viral—tapi beliau punya sesuatu yang mungkin mulai langka di dunia ini: 

ketulusan.

Episode kali ini bukan hanya soal jualan kue cubit di pinggir jalan. Ini tentang hidup. Tentang semangat. Tentang gigitan terakhir yang menyimpan kenangan, perjuangan, dan sebuah harapan yang diam-diam tumbuh di balik wajan panas.

Yuk, marilah kita duduk sebentar sembari menarik napas.

Karena cerita ini bisa jadi mengubah cara pandang kalian dalam melihat hal-hal kecil..
Untuk selamanya..!!



Berikut ini merupakan ringkasan cerita untuk episode kali ini:

Dikisahkan pada sore itu,terdapat sebuah aroma yang begitu asing namun menenangkan di tengah hiruk-pikuk kota di Jakarta Selatan, menerobos kesibukan Jagakarsa. Aroma tersebut adalah Aroma pandan bercampur dengan gula aren.

Di antara deru kendaraan dan keramaian kota, aroma itu menjadi sebuah oase kecil, mengarahkan langkah kaki pada sebuah gerobak tua yang sederhana namun kokoh di sudut jalan yang ramai.
Di atasnya, tertata rapi kue cubit mungil, buatan tangan Pak Dadang.
Dialah seorang seniman kue cubit yang ramah, bukanlah penduduk asli Jakarta yang bernama Pak Dadang.

Berasal dari sebuah desa kecil yang tenang yang terletak di daerah Kebumen, Jawa Tengah, bernama Desa Agropeni, yang menyimpan kenangan masa kecil di antara sawah dan ladang yang hijau.

Iapun mulai merantau ke Jakarta untuk mencari peruntungan di ibukota dengan tekad dan harapan yang membuncah.
Akhirnya Pilihannya tersebut jatuh di Jagakarsa, sebuah wilayah yang kini menjadi saksi bisu tentang perjuangannya.

 
Dengan Wajahnya, yang kini mulai dikerut usia, menyimpan cerita panjang yang terukir di setiap garisnya, sebuah peta perjalanan hidup yang penuh liku.
Dengan sangat cekatan,Tangannya yang terlihat kecil itu sangat terampil dalam menata kue-kue kecil itu, seolah dia menari mengikuti irama ibu kota yang tak pernah berhenti.

Sebelum merantau, Beliau ini merupakan sosok yang dikenal di desanya. Setelah sholat ashar di Musholla Al-Barokah, ia sering berbincang dengan seorang pria ramah bernama Pak Bedul, yang merupakan seorang Pak RT dikampung halamannya tersebut.

Bayangan masa lalu itu muncul sejenak saat ia mengingat percakapan terakhirnya dengan Pak Bedul sebelum keberangkatannya menuju ke Jakarta menggunakan sepur atau kereta api.

" Perjalananmu ke Jakarta bukanlah hal yang mudah. Ingatlah selalu pesan orang tuamu, dan jangan lupa untuk selalu berdoa ya, Nak Dadang," 

ujar Pak Bedul sembari menepuk pundak Pak Dadang dengan hangat.

"InsyaAllah, Pak Bedul. Saya akan selalu mengingat pesan dari Bapak,"

jawabnya dengan matanya berkaca-kaca sembari memeluk erat Pak RT, sebuah perpisahan yang sarat makna. Pak Bedul adalah sosok yang selalu mendukungnya, memberikan semangat dan doa restu.

Fyp alias seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa Kue cubit buatan Pak Dadang bukanlah kue cubit biasa.
Rahasianya terletak pada sentuhan tangan dan pengalaman bertahun-tahun, sebuah warisan keterampilan dari tanah kelahirannya di Kebumen.

Bagian luarnya renyah, dengan tekstur berpori yang unik, hasil dari keahliannya dalam mengolah adonan dan mengatur suhu api.

Sementara itu, bagian dalamnya lembut dan sedikit kenyal, menyimpan manisnya gula aren pilihan yang terasa begitu autentik, sebuah cita rasa yang mengingatkan pada kampung halamannya.

Aroma harum yang semerbak daun pandan berpadu dengan wangi susu dan sedikit garam, menciptakan aroma yang begitu menggugah Dengan Ukurannya yang kecil, pas untuk sekali gigit, membuat setiap gigitan terasa sempurna.

Rasa manisnya pas di lidah, tanpa meninggalkan rasa lainnya yang eneg yang mengganggu. Warna kecokelatannya yang merata menandakan kematangan yang sempurna, bukti dari penguasaan teknik memanggang yang telah diasah selama puluhan tahun.

Setiap butir kue cubit itu yang dibuat oleh Pak Dadang tersebut menyimpan berbagai macam cerita, baik tentang perjuangan, kesabaran, dan ketekunan Pak Dadang dalam menjalani hidupnya di perantauan.

Cerita tentang keringat yang membasahi dahinya, tentang senyum yang selalu terukir di wajahnya meskipun beban hidup menimpanya.

Cerita tentang cinta dan dedikasinya pada sebuah keterampilan sederhana yang telah menghidupinya selama ini, sebuah keterampilan yang membawanya dari desa kecil di Kebumen hingga ke Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Gigitan Terakhir," bukan hanya tentang kelezatan kue cubit Pak Dadang, tetapi juga tentang perjalanan hidup seorang pedagang sederhana yang penuh liku dan pelajaran berharga.

Kisah yang akan mengungkap bagaimana sebuah kue kecil mampu menyimpan makna yang begitu besar.

Bagaimana aroma pandan dan gula aren mampu membawa kita pada perjalanan emosional yang tak terlupakan, dari sebuah desa kecil di daerah Jawa Tengah menuju ke hiruk-pikuk kota. Jakarta.

Apa yang akan terjadi selanjutnya,

Demikianlah sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, sekian dan terima kasih.


Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:



Senin, 23 Juni 2025

"My Brain is a Battlefield": Perang Bahasa English vs Arabic Buat Gue Nyerah..!!

 

            Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

 Ada saat di mana aku duduk di depan buku, tangan gemetar, kepala panas, dan hati bertanya: “Kenapa harus seberat ini?”

Bahasa Inggris datang dengan grammar yang berubah-ubah. Bahasa Arab menyerang dengan huruf-huruf asing dan harakat yang rumit. Dua kekuatan besar menghantam dengan kerasnya kedalam satu otak kecil—otakku.

Tapi di balik raes keputusasaan itu, ternyata masih ada tekad untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik lagi. Karena aku tahu,  bahwa belajar bukan soal siapa yang paling pintar, melainkan siapa yang paling lama dan kuat  bertahan.

Episode kali ini bukan cuma tentang bahasa. Melainkan entang rasa ingin terus  bertahan pada saat ingin menyerah dengan keadaan, tentang berani gagal berkali-kali, dan bangkit lagi meskipun terlambat.

Inilah kisah perang yang berada didalam pikiranku—dan kenapa aku akhirnya memilih jalan  untuk terus maju. Karena di  dalam medan Pertempuran ini, menyerah bukan pilihan.


Berikut ini merupakan ringkasan dari cerita motivasi tersebut:


Aroma dari buku-buku tua dan kopi yang baru diseduh memenuhi ruangan, sebuah kenyamanan yang familiar bagi gadis berjilbab bernama Layla. 

Sinar matahari pagi menyinari jendela lengkung ruang belajarnya, menerangi debu-debu yang menari-nari dalam cahaya keemasan. Di hadapannya terhampar dua buku yang terbuka :

Sebuah Al-Quran yang usang, khat Arabnya bagai kaligrafi iman yang familiar, dan sebuah buku teks Bahasa Inggris yang baru, menjanjikan gerbang menuju dunia penuh peluang. 

Di sampingnya, duduk seorang pemuda desa yang bernama Pangestu yang merupakan sahabat karibnya Layla, dia mengamati dengan tatapan penuh perhatian.

Layla, seorang perempuan muda yang berada di persimpangan jalan, menelusuri lengkungan huruf Arab yang elegan dengan satu jari, lalu membolak-balik halaman alfabet Bahasa Inggris yang tegas dan presisi di buku lainnya. Pilihan di hadapannya sangat berat, sebuah beban yang menekan pundaknya lebih berat daripada buku teks mana pun. 

Bahasa Inggris, bahasa perdagangan dan dunia akademik global, membujuknya dengan janji karir yang menjanjikan dan akses ke samudra pengetahuan yang luas. Bahasa Arab, bahasa warisannya, agamanya, dan jiwanya, membisikkan tentang koneksi yang lebih dalam dengan identitas dan pertumbuhan spiritualnya.

Pangestu, yang memahami dilema Layla, menawarkan secangkir kopi hangat, namun ditolak secara halus olehnya.

Kemudian Pangestu berkata "Kau memikirkan ini terlalu keras, Layla," katanya lembut. 

"Kedua bahasa itu memiliki keindahan dan manfaatnya masing-masing. Mungkin, jalan terbaik bukanlah memilih salah satu, tetapi menguasai keduanya."

Ini bukan hanya pilihan linguistik; ini adalah pertarungan antara tradisi dan modernitas, antara kenyamanan rumah yang familiar dan ketidakpastian yang mengasyikkan dari hal-hal yang belum diketahui.

Ini adalah pertanyaan tentang masa depannya, identitasnya, dan tujuan hidupnya. Jalan mana yang akan membawanya pada kepuasan? Bahasa mana yang memegang kunci untuk membuka potensinya, bukan hanya secara profesional, tetapi juga spiritual? Dan bagaimana peran Pangestu dalam perjalanan penuh dilema ini?

Perjalanan Layla tidak akan mudah. Ini akan menjadi pencarian yang penuh tantangan, penemuan diri, dan pada akhirnya, kesadaran bahwa mungkin jalan yang paling membahagiakan bukanlah dengan memilih satu di atas yang lain, tetapi dengan merangkul kekuatan dan keindahan keduanya. 

Ini adalah ceritanya, sebuah kisah tentang dualitas linguistik, sebuah kisah tentang menavigasi pada persimpangan bahasa, dan sebuah perjalanan penemuan diri yang mungkin akan beresonansi dengan kisahmu sendiri. Perjalanan yang akan dijalani bersama Pangestu, sahabat yang selalu ada di sisinya.

Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan ringkasan cerita episode kali ini kepada kalian semua, semoga bermanfaat dan terhibur,sekian dan terima kasih. ☺️☺️☺️


Kalian juga dapat membaca cerita  versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:



Senin, 16 Juni 2025

Perjalanan dari Belitung ke kota Hujan : Perjuangan Bajuri dan Ikal

 

         Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

 Banyak diantara kalian pastinya pernah mendengar istilah seperti ini:

|Setiap perjalanan bukan sekadar soal jarak, tapi tentang harapan, kenangan, dan mimpi yang dibawa dalam hati.|

Dari tanah timah Belitung yang sederhana, hingga kota hujan yang dingin dan penuh tantangan, episode kali ini mengisahkan entang  sepasang sahabat—Bajuri, si  bapak yang keras kepala penuh akal, dan Ikal, si pemuda  pemimpi yang tak pernah menyerah.

Perjalanan mereka bukan hanya soal menaklukkan rute lintas pulau, tapi juga menaklukkan keraguan, nasib, dan masa lalu. Kuys , simak kisah seru, haru, dan inspiratif ini. Hanya di Aloha.. Baca Kuys!

Berikut ini merupakan ringkasan cerita pada episode kali ini : 

Kisah kali ini bermula pada saat Bajuri berlibur ke kepulauan Bangka Belitung lebih tepatnya Belitung yang terletak di sebelah kanan sumatera selatan untuk melepaskan penat karena seharian beraktivitas dan juga merasa bosan.

kita semua pasti sudah tahu Bajuri ini merupakan seorang expert atau ahli dalam mengemudikan mobil beroda 3 yang berasal dari negara India yaitu bajaj,maka tidak heran jika keahliannya tersebut sampai dijadikan sebuah film yang cukup terkenal di salah satu TV swasta tanah air dengan nama Bajaj Bajuri.

kembali ke topik utama ternyata dia tidak sengaja mengikuti lomba cerdas cermat dan dia memenangkan hadiah berupa tiket liburan menuju pulau Bangka Belitung selama 2 hari 2 malam..hal tersebut membuat dia merasa sangat senang.

terjadilah sebuah percakapan dengan istrinya pada saat dia mengetahui hal tersebut 

Bajuri : "Oneng, Oneng sayang... gue ada kabar gembira nih! barusan gue menang lomba cerdas cermat dari acara kuis! Hadiahnya apa coba... ?tiket liburan ke Belitung! Dua hari dua malam!"

Oneng : (kaget dengan mata yang melotot) "Hah? ape Lo bilang ?Lomba cerdas cermat? elu ikut lomba cerdas cermat? Kok Oneng nggak tahu?! Dan... Belitung?! Dua hari dua malam?!"

Bajuri : "Iya, sayang. gue lupa ngasih tahu. Hehehe... Lagi asyik nyetir bajaj, eh... tiba-tiba ada pengumuman. Ternyata guelah pemenangnya!!"

Oneng : (Masih setengah tak percaya) "Bajuri... kamu... memang selalu bikin Oneng terkejut! Tapi... Belitung? Jauh itu! Siapa yang jaga warung? Siapa yang urus Ucup?"

Bajuri : "Tenang, sayang. Ucup bisa dititipkan ke Mpok Ijah. Warung... ya... kita tutup sementara. Ini kesempatan bagus untuk kita refreshing! Bayangkan, pantai yang indah, udara segar..."

Ucup : "Papa Bajuri, papa Bajuri ... aku mau ikut! Aku mau lihat laut!"

Bajuri : (menggeleng kepala) "Ucup, elu kan tinggal di kontrakan. Liburan ini hanya untuk keluarga. Lagian, siapa yang mau jagain warung kalau lu ikut juga? Dan... gue ini bukan bapaklu!" ( diikuti suara sfx ketawa penonton)

Oneng : (Menyetujui, sembari berbisik ke Bajuri) "Biar dia sadar diri, Juri". 

Ucup : (Sedih) "Hu...hu...hu..."

Bajuri : "Dah, gue mau pergi dulu mau ambil hadiah ke tv dulu, sampai jumpa lagi ye.. wassalamu'alaikum!!"

Oneng dan Ucup ( berbarengan) : 
"Waalaikumsalam.."

(suatu hari Ucup sedang bermain sendiri di dekat rumah kontrakannya. tiba-tiba temannya yang bernama Said datang menemuinya):

Said : (Menyeringai) "Halo, Ucup! Lagi ngapain lu?" 

Ucup : " Lagi main sendiri, Pak Said. Sedih... Pak Bajuri nggak ajak liburan."

Said : (Menepuk pundak Ucup) "udah cup, gak usah sedih, Ucup! Gimana kalau kita main layangan? gue punya layangan baru, bagus banget! " 

Ucup : (Mata berbinar) "Beneran, Pak Said? Layangannya bagus?"

Said : "Iya, dong! Layangannya bisa terbang tinggi banget! Kita ke rumah Nurmala aja, di sana banyak tempat lapang buat main layangan." (diikuti sfx ketawa penonton, karena modus semakin kentara)

(Kemudian secara tiba-tiba, Bajuri muncul sambil pura-pura marah):

Bajuri : "Ucup! gimana sih lu ini! Jangan percaya sama orang sembarangan! gue sudah bilang berkali-kali, gue ini bukan bapaklu! " (diikuti sfx : ketawa penonton, karena Bajuri ikut bermain peran)

Oneng : (Muncul dari balik pohon, ikut pura-pura marah) "dengerin yang dibilang bajuri, Ucup! Jangan nakal!" 

Ucup : (kebingungan) " Tapi... barusan Said bilang..."

Said : (Sambil tertawa) " payah banget lu cup, itu cuma bercanda doang, Ucup! (diikuti sfx: ketawa penonton)

Ucup : (Kebingungan, lalu mulai mengerti) "Oh... jadi... ini semua cuma... jebakan batman?"

Said : (Sambil tertawa) " Bener banget cup ! (SFX: ketawa penonton) Sekarang elu udah tau kan? Jangan gampang percaya sama orang yang baru dikenal!"

Akhirnya dia berangkat juga menuju kepulauan Belitung setelah berdebat sekian lama..
mau tahu apa yang terjadi selama perjalanan kesana dan tiba disana
ikuti terus keseruannya di cerita ini..
sekian dan terima kasih 🙂

Let's the Journey begin..


Kalian juga dapat membaca cerita versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:



Kamis, 12 Juni 2025

Dunia Bertabrakan: Zorro, Zoro, Jin, dan Jun!

           Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com


📚 ALOHA..Baca Kuys!


Selamat malam semuanya,episode Kali ini kalian semuanya bakal diajak masuk ke dunia yang kacau tapi seru, di mana empat tokoh ikonik—Zorro, Zoro, Jin, dan Jun—tiba-tiba bertabrakan dalam satu semesta gila! Gak ada aturan, gak ada logika, yang ada cuma aksi, komedi, dan kekacauan total!

Bersiaplah untuk tertawa ngakak, tegang, dan  juga mikir keras karena cerita ini sangatlah berbeda dari yang lain. Kuys kita  simak petualangan mereka yang gak masuk akal tapi nagih abis! Live lho..kalian semua pasti sudah pada penasaran.

Berikut ini merupakan ringkasan cerita tersebut:

Dikisahkan Sore itu, mentari mulai tenggelam, memancarkan cahaya jingga yang menembus jendela kamar Jun. Di luar terdengar suara riuh anak-anak yang bermain dan tertawa lepas, seolah mengingatkan bahwa dunia nyata masih terus berputar. Tapi Jun tak bergeming. Matanya terpaku pada layar monitor tabung yang sudah mulai kekuningan—menampilkan duel epik antara Zorro dan Zoro.

Di samping keyboard, sebuah buku catatan matematika terbuka lebar. Jun mencoret beberapa angka sambil sesekali melirik ke layar.

“Zorro pasti menang,” 

gumamnya penuh semangat, menyemangati sang pendekar bertopeng hitam.

Tiba-tiba, suara khas dari Windows 98 memecah konsentrasi—Ding! Layar PC berkedip aneh. Sebelum Jun sempat bereaksi, terdengar ledakan kecil.

KRESSSSSH!

Layar monitor meledak, memercikkan api dan menghembuskan asap tipis.

“Jun...!”

Suara itu berasal dari Jin Mustafa—jin iseng berkumis tebal yang entah sejak kapan jadi teman petualangan Jun. Dalam sekejap, cahaya terang menyilaukan memenuhi kamar. Sebuah pusaran muncul, menyedot mereka berdua ke dalamnya.

Semuanya terjadi begitu cepat. Aroma kabel terbakar masih terasa di hidung ketika mereka mendarat keras di atas tanah berdebu. Suara pedang beradu dan sorakan penonton menggema di udara.

Jun membuka matanya. Ia mendapati dirinya berada di tengah sebuah arena pertarungan nyata. Debu beterbangan, dan di hadapannya dua pendekar legendaris—Zorro dan Zoro—tengah bertarung sengit.

“Om Jin, ini bukan game!”teriak Jun panik. 

Kita harus pulang! Monitor-ku hancur!

Namun Jin Mustafa justru tampak menikmati situasi. Dengan santai ia berkata, 

Sabar, Jun! Ini lebih seru dari game! Lihat tuh—Zoro pakai tiga pedang! Gila, tekniknya keren banget!”

Jun hanya bisa menahan sakit saat Jin mencubit lengannya.

“Aduh! Sakit, Om Jin! Jangan bercanda, ini serius!”

Di tengah kepanikan Jun, Zoro tiba-tiba menghentikan serangannya. Ia melirik tajam ke arah mereka.

Siapa kalian?” 

tanyanya dengan nada mengancam.

Kami... penonton setia!”

jawab Jin Mustafa santai sambil mengeluarkan buku catatan kecil dan pulpen. 

“Kami cuma mau minta tanda tangan kalian saja!”

Zorro yang berdiri tak jauh dari sana, menatap curiga. “Jangan ganggu pertarungan ini!” bentaknya.

Jun panik. “Om Jin, kita harus kabur sekarang!”

Tapi Jin Mustafa tetap santai. Ia malah mengeluarkan... kulit pisang? Tanpa banyak bicara, ia melemparkannya ke arah Zoro.

Plak!

Zoro terpeleset dan jatuh dengan suara gedebug keras, membuat suasana seketika kacau. Pedang beterbangan, debu mengepul, dan Jin tertawa terbahak-bahak.

Jun menggeleng tak percaya. 

“Om Jin! Kau mau kita dibantai di sini?”

Tapi Jin Mustafa hanya menjawab dengan senyum penuh petualangan. 

“Tenang, Jun. Ini baru awalnya. Seru, kan?”

Dengan napas memburu dan jantung berdebar, Jun tahu—petualangan gila baru saja dimulai. Mereka harus menemukan jalan pulang sebelum semuanya makin kacau. Tapi untuk itu, mereka harus bertahan dulu di antara dua legenda pedang yang siap menebas siapa pun yang mengganggu.

“Om Jin...” bisik Jun dengan nada putus asa. “Kita bisa pulang, kan?”

“Tentu saja, Boss! Tapi kita harus jelajahi arena ini dulu!”

Dengan tekad bulat dan rasa takut yang menempel di dada, Jun dan Jin Mustafa bersiap menghadapi pertarungan, rahasia, dan kekonyolan yang akan mengubah hidup mereka selamanya.

Jadi demikianlah ringkasan cerita yang sudah penulis sampaikan kepada kalian semua, semoga bermanfaat dan terhibur.
Terima kasih ☺️ ☺️ 


Kalian juga dapat membaca cerita versi lengkapnya adiyang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:


Minggu, 08 Juni 2025

John Wick tercengang!!! Ketika Ucil Sukses Beraksi dengan tingkah konyolnya

 

          Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!


Episode Kali ini kita memasuki cerita fanfic yang mungkin bakal bikin kamu mikir, “ini beneran Seriusan nih?” dan kemudian ngakak tanpa ampun.

Coba bayangkan : dunia gelap penuh dendam dan peluru milik John Wick tiba-tiba kedatangan  salah satu karakter nyasar dari semesta lain—siapa lagi kalau bukan Ucil, bocah tukang cilok yang sering ketiban sial… tapi selalu aja beruntung!

Entah bagaimana, Ucil terseret ke dunia para pembunuh bayaran hanya karena salah masuk lift (dan dikira pengantar senjata!). Tapi bukannya panik, Ucil malah ngasih cilok ke musuhnya tersebut, ngelawak di tengah baku tembak, dan yang paling gak masuk akal —dia bikin John Wick tercengang, melongo, bahkan mungkin  mikir buat pensiun dini!

Fanfic kali ini bukan cuma soal aksi dan tawa, tapi juga soal keberuntungan tingkat dewa dan betapa dunia bisa jungkir balik hanya karena satu orang: UCIL.

Dan sekarang sudah berjalan empat episode..

Berikut ini merupakan ringkasan ceritanya:

Bayangkanlah.. sebuah dunia yang penuh dengan ketegangan dan mara bahaya, di mana setiap langkah John Wick diiringi oleh bayangan kematian.

Di tengah dunia gelap itu, tiba-tiba muncul sebuah tawa renyah yang berasal dari seorang anak kecil dengan sekejap bak kilat yang tak terduga.itulah Ucil, tuyul mungil yang merupakan seorang tokoh utama dari sinetron Tuyul dan mbak yul sebuah anomali ditengah kegelapan kehadirannya bagaikan angin segar di tengah badai.

Jhon Wick, Lelaki paruh baya yang terbiasa dengan pertempuran yang menegangkan dan perhitungan yang matang, kali ini berhadapan dengan sesosok makhluk kecil yang tidak terduga. Bayangkanlah, dengan setelan jas rapi dan pistol di tangan, dia harus mengejar Ucil yang berlarian dengan lincah di tengah kerumunan penjahat.

Bagaimana reaksi dari sang tokoh utama tersebut? Akankah ia kesal dengan tingkah Ucil yang sukses mengacaukan misinya? Atau akankah dia tergelitik oleh kelucuan dari tuyul mungil tersebut?

Prolog ini penulis buat untuk membuka sebuah kisah misteri yang mendebarkan. Kita tidak tahu bagaimana John Wick akan menghadapi situasi yang tidak terduga ini. Akankah ia tetap fokus pada misinya, atau akankah ia akan teralihkan oleh kehadiran Ucil yang unik?

Siapkan diri kalian semuanya untuk masuk kedalam sebuah petualangan liar yang penuh dengan dengan elemen kejutan, tawa, dan tentunya, momentum tak terduga yang akan membuat kalian semuanya tercengang..!!

Demikianlah barusan sudah saya sampaikan kepada kalian semua tentang ringkasan cerita untuk episode kali ini.. semoga berkesan dan terhibur,terima kasih..

 Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini dalam versi lengkapnya pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:


Rabu, 04 Juni 2025

Matematika itu Mudah : Tips & Trik Jitu untuk Menguasainya

 

           Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!


Siapa bilang mata pelajaran matematika itu momok menakutkan? Padahal, kalau kalian semua tahu caranya,dia bisa jadi sahabat paling asyik dalam hidupmu! Di episode kali ini, kita akan bongkar tips & trik jitu yang bisa bikin kamu bilang, 

Lho, segampang ini toh?”

Mulai dari cara cepat menghitung tanpa kalkulator sampai jurus rahasia memahami soal cerita—semuanya ada di sini.

Yuk, buktikan sendiri kalau “Matematika itu Mudah!” 💡


Berikut ini merupakan ringkasan cerita tersebut:

Selamat pagi semuanya,Sering kali mata pelajaran Matematika dianggap sebagai pelajaran yang menantang, penuh dengan rumus dan angka yang membingungkan. 

Namun, melalui beberapa trik yang sangat jitu dan juga pendekatan yang sangat tepat, sobat wattpaders dapat mengubah tantangan ini menjadi peluang untuk belajar dan berkembang lebih baik lagi.

Penulis mengambil contoh 
Salah satu YouTuber yang cukup terkenal :

Jerome Polin

 siapa yang tidak kenal dengannya, dibalik keceriaan dan keabsurdan bersama teman-temannya dalam mengupload videonya tersebut, sebut saja bung Tomo,yosuke dan Otsuka yang merupakan kelompok dari Waseda boys
,dia ini merupakan lulusan dari universitas terkemuka Waseda di kota jepang dengan jurusan matematika.

Dia selalu berhasil membuat setiap orang/ siswa tersebut memahami konsep-konsep dan memecahkan persoalan yang berhubungan dengan mata pelajaran matematika dengan cara yang amat mudah dipahami,tidak hanya berupa rumus - rumusnya melainkan juga konteks nyata dari konsep yang sudah diajarkannya.. 👍👍✍️✍️

Kembali ke topik utama.

Berikut ini merupakan beberapa tips efektif yang penulis sampaikan kepada kalian semua agar dapat membantu dalam mengatasi soal- yang berhubungan dengan mata pelajaran matematika yang boleh dibilang cukup sulit bagi beberapa orang, lengkap dengan contoh-contoh praktis yang akan memudahkan pemahaman kalian semua, wattpaders.

Apakah kalian sudah siap untuk meraih kesuksesan dalam menaklukkan dunia yang berhubungan dengan angka ini ? 
 Saatnya kita mulai perjalanan ini 

Jadi bagaimana menurut pendapat kalian semua, cukup menarik bukan ?

Kalian juga dapat membaca cerita versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:


Minggu, 01 Juni 2025

BIKIN ES BALOK LEBIH SUSAH DARI IAD ?

.          Ilustrasi diedit oleh Book cover
                    Credits: Pixabay.com


📚 ALOHA..Baca Kuys!


Terkadang, hal yang terlihat sederhana ini  justru menyimpan tantangan tak terduga.
Sebagai contoh Seperti dalam  membuat es balok— yang terlihat sederhana, namun pada kenyataannya tidak semudah kelihatannya.

Dari percobaan kecil ini, muncul pelajaran besar tentang kesabaran dan usaha.
Sebuah kisah ringan, namun penuh makna di balik keseharian.

Berikut ini merupakan ringkasan dari cerita inspiratif ini :


Selamat malam semuanya! 
Dalam setiap aktivitas yang kita lakukan, sering kali terdapat berbagai tantangan selalu mengintai. 

Di dunia ini, tantangan tersebut bisa berasal dari hal-hal yang sangat sederhana hingga konsep-konsep yang cukup kompleks dalam ilmu pengetahuan. 

Penulis memberikan Salah satu contoh yang cukup menarik yaitu proses pembuatan es balok-sesuatu yang terlihat sepele akan tetapi menyimpan berbagai aspek ilmiah di baliknya.

Dalam proses pembuatan es balok bukan hanya tentang menuangkan air ke dalam cetakan dan menunggu hingga membeku. 

Tetapi terdapat banyak variabel yang mempengaruhi hasil akhir, dimulai dari pengukuran suhu air, waktu pembekuan, hingga kondisi lingkungan di sekitar kita.

Tentunya dengan konteks ini, 
kita dapat melihat bagaimana seberapa pentingnya kreativitas dan pengetahuan berinteraksi.

Proses ini dimulai dengan pemilihan bahan. Air yang digunakan harus bersih dan bebas dari zat-zat pengotor supaya es balok yang dihasilkan terlihat lebih jernih dan menarik. 

Namun, kita dapat menciptakan variasi warna yang menarik dengan cara menambahkan pewarna makanan atau bahan lain ke dalam air sebelum membekukannya.

Ini adalah contoh bagaimana sebuah kreativitas dapat diterapkan dalam sains.

Selanjutnya, suhu juga memainkan peranan penting. Air yang dipanaskan sebelum dibekukan akan mengalami proses pembekuan yang berbeda dibandingkan dengan air dingin. 

Secara ilmiah, ini berkaitan dengan prinsip termodinamika-molekul air berperilaku berbeda tergantung pada suhu mereka. Dengan memahami prinsip seperti ini, seseorang dapat memprediksi hasil akhir dari eksperimen.

Walaupun, pada kenyataannya tidak semua eksperimen berjalan sesuai rencana. 

Terkadang, dengan adanya kesalahan atau ketidaksengajaan tersebut justru dapat menghasilkan sebuah penemuan baru lagi. 

Penulis memberikan contoh,

jika air tercampur dengan terlalu banyak pewarna dan menghasilkan es balok yang tidak menarik secara visual, hal tersebut bisa menjadi pelajaran untuk eksperimen berikutnya tentang proporsi dan campuran.

Dari sini kita dapat belajar bahwa setiap kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi sebuah kesempatan untuk belajar dan berkembang. 

Dalam konteks pembuatan es balok ini, kita diajarkan untuk tetap terbuka terhadap kemungkinan baru dan tidak takut untuk mencoba lagi meskipun hasil awal tidak sesuai harapan.

Dalam perjalanan ini, penting untuk menyadari bahwa kreativitas dan pengetahuan bukanlah dua hal yang terpisah. Keduanya saling melengkapi satu sama lain. Kreativitas memberikan ruang bagi inovasi dan eksplorasi, sementara pengetahuan memberikan dasar ilmiah untuk memahami proses-proses tersebut lebih dalam.

Dengan memahami hubungan antara kreativitas dan pengetahuan melalui kegiatan sederhana seperti pembuatan es balok, kita dapat menyaksikan bagaimana kedua aspek ini berkontribusi pada pembelajaran yang lebih luas. 

Setiap langkah dalam eksperimen ini mengajarkan kita nilai ketekunan dan kolaborasi antara ide-ide kreatif dan pemahaman ilmiah.

Jadi, siapkah kita untuk menjelajahi lebih jauh bagaimana kreativitas bertemu dengan pengetahuan dalam berbagai aktivitas sehari-hari? Mari lanjutkan perjalanan ini dengan semangat eksplorasi!

Demikianlah sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, sekian dan terima kasih.

Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:



Jumat, 30 Mei 2025

Suara di Hutan: Kisah Hud-Hud dan Serigala

 
 
Ilustrasi diedit oleh Book cover
  Credits: Pixabay.com

🌿 ALOHA..Baca Kuys!


Selamat datang di dunia penuh imajinasi dan inspirasi! Di episode kali ini, kita akan menyusuri lorong hutan yang sunyi, tempat di mana burung Hud-Hud yang bijak bersua dengan serigala misterius yang menyimpan rahasia gelap. Apakah suara-suara aneh di antara pepohonan hanya ilusi... atau pertanda sesuatu yang lebih besar sedang mengintai?

"Suara di Hutan: Kisah Hud-Hud dan Serigala" akan membawamu pada petualangan yang sarat makna, penuh teka-teki, dan kejutan di balik semak belukar.

🔍Bersiaplah untuk sedikit merinding dan juga terinspirasi di sini!!

Berikut ini merupakan ringkasan cerita tersebut:

Mentari pagi masih enggan menampakkan diri sepenuhnya, cahaya temaramnya menyelinap malu-malu di antara dedaunan lebat hutan purba.Udara sejuk membawa aroma tanah basah dan gemerisik daun-daun yang berbisik satu sama lain, menciptakan simfoni alam yang sangat menenangkan. 

Hutan itu, dengan pohon-pohon menjulang tinggi dan semak belukar yang rapat, menyimpan sebuah misteri dalam kesunyiannya--kesunyian yang menyimpan banyak rahasia.

Di tengah kedamaian itu, sebuah pertemuan tak terduga segera terjadi.

Seekor burung Hud-Hud kecil, bulunya berkilau seperti permata di bawah sinar matahari pagi, bertengger di dahan pohon tua yang kokoh. Kicauannya yang merdu, walau kecil, menembus kesunyian hutan. Sebuah melodi yang murni namun tegas. Ia tampak tenang, menikmati kedamaian pagi yang sunyi. 

Namun kesunyian itu terusik.
Tidak jauh darinya, di balik semak-semak yang rimbun, sesuatu bergerak. Bayangan gelap mulai terlihat, mengintip dari balik dedaunan. Sesosok besar dan kuat --- bayangan yang menimbulkan rasa waspada, namun juga rasa ingin tahu yang membuncah.

Dari balik semak-semak itu, muncullah 

seekor serigala. Bulunya yang abu-abu gelap tampak lebat dan kuat, matanya tajam dan waspada mengamati sekeliling

Langkahnya tenang dan terukur, tidak tergesa-gesa, namun aura kekuatannya terasa nyata. 
Ia berhenti beberapa langkah dari burung Hud-Hud, keduanya saling memandang dalam keheningan. 

Mata serigala yang tajam bertemu dengan mata burung Hud-Hud yang kecil namun penuh dengan semangat. Udara di antara mereka bergetar, menunggu sesuatu yang akan terjadi selanjutnya.

Sebuah pertemuan yang tak terduga, antara makhluk kecil yang tampak rapuh dan makhluk besar yang kuat, di tengah keindahan dan kedamaian hutan purba. Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan biasa; 

ini merupakan sebuah pertemuan yang menyimpan janji ----janji akan sebuah hikmah yang tersembunyi di balik sebuah perbedaan dan kesunyian hutan purba yang dalam. 

Apakah pertemuannya akan menyebabkan permusuhan, atau justru menemukan sebuah pemahaman yang tak terduga? 

Jadi bagaimana kelanjutan dari kisah burung hud-hud dan serigala ini?

Kalian juga dapat membaca cerita yang penulis buat ini  dalam versi lengkapnya pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:





Rabu, 22 Januari 2025

Sayap Garuda : Warisan prana

 
Ilustrasi diedit oleh Book cover
Credits: Pixabay.com

📚 ALOHA..Baca Kuys!

"Di balik formasi tempur dan protokol militer, ada prajurit-prajurit terpilih yang menyimpan kekuatan kuno... dan luka yang lebih dalam dari medan perang itu sendiri."

Tahun 2098. Di bawah langit Nusantara yang telah berubah menjadi zona strategis terakhir dunia, lahirlah generasi baru penjaga negeri: pengguna Prana, kekuatan warisan purba yang kini menjadi senjata paling dicari di era perang modern.

Mereka adalah tiga dari yang terkuat:

Bukan, sang pewaris Phoenix dari Surga, simbol kebangkitan dan api suci yang tak pernah padam.

Cara, pengendali Naga Putih, prana langit yang mampu menyejukkan kekacauan dan menuntun pasukan ke arah yang benar.

Rada, pemilik Naga Hitam—dengan kekuatan gelap dan pusaran waktu, ia mampu memanggil entitas dari semesta lain... dan mengacaukan garis realitas.

Namun di balik kejayaan mereka sebagai trio tempur utama Sayap Garuda, ada konflik yang lebih sunyi tapi jauh lebih berbahaya: cinta.

Saat hati Cara mulai berpaut pada Bukan, rasa cemburu Rada berubah menjadi ambisi... lalu pengkhianatan. Ia tak hanya membelot dari pasukan, tapi membelah semesta dengan pusaran prana—mengundang makhluk-makhluk dari luar realitas, dan memicu perang dimensi yang mengancam kehancuran Nusantara.


Kini, antara tugas dan perasaan, antara prajurit dan pengkhianat—pilihan tak lagi sederhana.

Operasi "Garuda": Warisan Prana" adalah kisah peperangan besar, cinta yang terluka, dan pertarungan antara cahaya dan kegelapan... di medan yang lebih luas dari sekadar bumi.

Berikut ini merupakan ringkasan dari cerita fiksi tersebut:

Tersembunyi di lereng Gunung Arjuna, Desa Teratai menyimpan rahasia kuno: pusaka prana, energi bumi yang diwariskan turun-temurun, sekaligus kutukan bagi pewarisnya. Bukan, pemuda desa itu, mewarisi kekuatan luar biasa ini, ditakdirkan untuk melindungi desanya dari ancaman tak terlihat. 


Dibimbing ayahnya, perajin kayu bijak, dan didukung oleh ibunya serta Rara, adik perempuannya yang peka terhadap energi ghaib, ia tumbuh di antara aroma kayu dan bisikan angin gunung. Mimpi Bukan tidak sekadar menjadi pilot jet tempur TNI AU, melainkan juga pelindung di desanya. 


Namun, pelatihan di TNI AU bukanlah satu-satunya tantangan. 

Bersama Rada, seorang pria jenius teknologi ambisius yang merupakan keturunan terakhir keluarga penjaga pusaka, namun menyimpan ambisi untuk mengendalikan kekuatan prana demi kekuasaan, dan Cara, seorang perempuan misterius yang mampu berkomunikasi dengan alam, sekaligus menyimpan dendam terhadap kekuatan prana akibat tragedi yang menimpa keluarganya, ia siap menghadapi takdirnya.

And the stories begin..

Senja menyelimuti Gunung Arjuna.Terlihat ayah sedang bercengkrama dengan bukan di kaki gunung tersebut 

Ayah: (Menunjuk langit) "Lihatlah, Bukan. Ketenangan ini... menipu. Mereka sudah mendekat."

Bukan: (Merasakan kegelisahan) "Saya merasakannya, Ayah. Kegelisahan yang lebih kuat dari sebelumnya."

Ayah: (Menunjukkan ukiran kayu kuno) "Ini bukan sekadar ukiran, Bukan. Ini kunci kekuatan prana di dalam dirimu. Kekuatan yang bisa menyelamatkan, atau menghancurkan desa kita. Dan Rada... dia bukan sekutu yang bisa dipercaya sepenuhnya."

Bukan: (Meraba ukiran, merasakan getaran) "Rada? Apa maksud Ayah?"

Ayah: "Keluarga Rada telah lama mengincar pusaka ini. Mereka ingin menguasainya untuk kepentingan pribadi. Cara... dia menyimpan dendam, tetapi dia juga satu-satunya yang memahami kekuatan alam untuk melawan mereka. Kau harus bijak memilih sekutu."

Setibanya di rumah pada malam itu terjadilah sebuah percakapan yang cukup menarik diantaranya 

Ibu: (Pada Bukan) "Ayahmu benar. Rada menyimpan ambisi yang berbahaya. Cara juga menyimpan rahasia yang bisa membahayakan kita semua."

Jelita : (Menarik tangan Bukan) "Kakak, aku merasakannya juga. Ada kekuatan gelap yang mengincar kita. Kita harus berhati-hati."

Bukan: "Tapi kita harus melindungi desa kita.

Ibu: "Ya, Nak. Tapi kau harus berhati-hati memilih sekutu. Kepercayaan adalah senjata yang paling tajam, dan juga yang paling mudah dikhianati."

Keesokan harinya, Bukan memulai perjalanan panjang ke pangkalan AU, 

ukiran kayu yang dimilikinya terasa semakin bergetar. Pesan ayahnya menghantuinya: .

"Kau yang terpilih... Mereka akan datang."

Di ruang pendaftaran AU, ramai dan tegang. Calon penerbang muda bersemangat. Bukan melihat Rada dan Cara.

Bukan: "Rada! Cara! Kalian di sini juga?"

Rada: (Terkejut) "Bukan! Tidak menyangka. Kau juga ingin menjadi penerbang? Ini kesempatan untuk menguasai teknologi yang bisa mengendalikan kekuatan prana, dan menghancurkan siapapun yang menghalangi kita!"

Cara: (ekspresi Tenang dan sedikit misterius) "Aku tahu kau akan datang, Bukan. Akupun bisa merasakannya. 

Kekuatan ini memanggil kita untuk melindungi... 

dan membalas dendam. Tetapi, aku tidak akan membiarkan Rada menguasai kekuatan ini."

Bukan: (Menunjukkan ukiran kayu) Aku mewarisi sesuatu yang besar, sesuatu yang berbahaya. Dan aku tidak akan membiarkan kalian berdua saling menghancurkan.

Ketiga sahabat itu, dengan latar belakang berbeda dan rahasia masing-masing, bersatu melindungi desa dan mengungkap rahasia pusaka prana.

Singkatnya setelah melalui ujian yang cukup panjang dan menguras tenaga dan air mata pada akhirnya mereka bertiga lulus dan diterima di TNI AU.

Namun, persahabatan dan kepercayaan mereka sudah retak. Pelatihan di AU dimulai, tanpa menyadari ancaman yang jauh lebih besar dan mengerikan menanti. Perjalanan mereka baru dimulai.

End of part 

Jadi, Demikianlah sedikit ringkasan cerita untuk episode kali ini, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Kalian juga dapat membaca cerita versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:

https://www.wattpad.com/story/377126600?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=Bungrey84


Note:
Inspirasi dan beberapa bagian cerita ini berasal dari kolaborasi dengan Cici, seorang penulis AI."


Rabu, 08 Januari 2025

Lintasan waktu series 2 :Menuju Demensi H Sulam

 

           Ilustrasi diedit oleh Book cover
                   Credits: Pixabay.com

Negosiasi di Ujung Waktu: Pertemuan Lintas Generasi Menuju Dimensi Haji Sulam.

Aloha!!! Siap-siap untuk petualangan yang luar biasa! Kisah menegangkan, twist tak terduga, dan akhir cerita yang bikin melongo… baca KUYS!!! Jangan sampai nyesel!

Episode kali ini penulis membawa cerita tentang cerita fiksi lokal modern yang Bernama: Negosiasi di Ujung Waktu: Pertemuan Lintas Generasi Menuju Dimensi Haji Sulam

Prolog

Portal ke dimensi Haji Sulam terbuka dengan sendirinya. Sebuah dunia penuh keajaiban dan bahaya. Para petualang waktu harus kembali, kali ini bukan hanya untuk menjelajahi masa lalu atau masa depan, tetapi untuk bernegosiasi dengan penghuni dimensi tersebut. Pertemuan lintas generasi akan menguji kekuatan dan kecerdasan mereka. Mampukah mereka menyelesaikan negosiasi dan kembali dengan selamat? Petualangan baru telah dimulai

Ilustrasi warung kopi tempat mereka berkumpul.
(Credits: Pixabay.com,Iffany)

  Pada suatu sore lebih tepatnya di sebuah warung kopi pinggir jalan di daerah jakarta Timur,  Bang Jack PPT sedang asyik berdebat dengan Bonaga Nagabonar soal harga bawang putih yang melambung.  Haji Husin dari sinetron Lorong waktu yang baru saja selesai sholat Ashar,  ikut nimbrung,  menambahkan komentar soal inflasi dan  kesulitan hidup. 

Pada saat itu Bang Jack  dari sinetron PPT sedang mengupas buah salak, Bonaga anak daripada Nagabonar dalam sinetron Nagabonar jadi 2 sedang sibuk memainkan ponsel.

 Haji Husin dari sinetron Lorong waktu datang, mengenakan sarung dan peci, wajahnya tenang setelah sholat Ashar. Komeng  dan Adul  dari wara Wiri Ramadhan udah ada di warung, sedang bersendau gurau

Berikut ini dialog percakapan diantara mereka semua:

Komeng : Woi.. Dul!, Adul, coba lu liet tuh, Bang Jack lagi makan salak dah kayak sultan Pancoran mas aja.

Adul: (dengan tertawa khasnya)Biarin aja nape sih , Meng.  Dia pan  artis terkenal, sementara kita ini  cuma pemeran figuran.  Lagian juga duit kite cuma cukup buat beli bawang putih satu siung!

Haji Husin : (dengan tersenyum sambil menyapa)  Assalamu'alaikum.  Wah, ramai sekali.  Ada apa gerangan?  Lalu diapun mencari tempat dan Duduk di kursi kosong.

Bang Jack:  Waalaikumsalam, Haji.  Lagi bahas harga bawang putih yang selangit nih, Haji.  Susah banget dapat yang murah.

Komeng:  Iya, Pak Haji.  Ibu saya sampai mengurangi lauk pauk gara-gara itu.

Haji Husin: (mengangguk mengerti)  Memang berat ya, zaman sekarang.  Semua serba naik.  Tapi satu gak yang kudu kite semua inget, rezeki sudah diatur Allah SWT.  Intinya  Kita harus ikhtiar dan bersabar tidak lupa juga disertai dengan berdoa kepada Allah SWT.

Komeng: (menyela percakapan) lalu pak Haji mah gampang banget bilang sabar, la Coba itu kalau kite, gaji kita cuma cukup buat beli kerupuk!

Adul:  Iya nih, Pak Haji. Mau sabar gimana lagi, kalau perut kite sudah keroncongan kaya gini ? yang ada kelaparan kita kalo gak makan 

Haji Husin : (tertawa dengan suara kecil)  Sabar itu bukan berarti pasrah, Nak Komeng,nak adul. Sabar itu berarti tetap berusaha, tetap berdoa, dan tetap bersyukur atas apa yang kita miliki.Tapi jangan lupa juga berbagi karena merupakan bagian dari ikhtiar.

Bang Jack : Betul juga kata Bang Haji. Kadang saya terlalu fokus pada masalah sampai lupa bersyukur.

Komeng:  Benar juga ya,Bang ( sembari melirik bang bonaga yang lagi sibuk ngopi sambil makan gorengan). 

 Saya juga sering lupa bersyukur.  Kadang saya mengeluh soal harga bawang putih,  tapi saya lupa banyak orang yang lebih susah dari kita.

Haji Husin:  Nah, itu dia. Jadi kalimat intinya adalah "Syukur itu kunci kebahagiaan."

 

Mas Bonaga :  (menoleh ke arah  Komeng dan Adul bergantian)  Kalian juga, jangan sampe berkecil hati.   Karena Setiap pekerjaan punya berkahnya masing-masing.  Yang penting catet nih , kita jujur dan ikhlas dimanapun kita berada.  Meskipun cuma pembantu,  kalian tetap berjasa.

 Komeng dan Adul:  ( berbarengan) Terima kasih, Mas Bonaga!..

Mas Bonaga: sama-sama yok lanjut makan gorengan dan ngopi lagi jangan lupa dihitung ya..

Komeng: Kenapa dihitung,emangnya mas Bonaga mau bayarin kita semuanya apa?

Mas Bonaga: Ya tidak lah Lay, bayarnya masing-masing aja karena budget gue terbatas 

Adul : ( teriak spontan) Huu..kirain mo bayarin. 

Haji Husin : Hust..udah udah!ngapa jadi ribut gini masalah kopi dan gorengan 

Merekapun melanjutkan ngopi sambil makan gorengan disertai dengan obrolan lucu yang ringan dan bermakna.

 Suasana yang cukup hangat dan  ramai tiba-tiba terusik oleh sebuah cahaya hijau menyilaukan yang muncul entah dari mana.

Terjadilah sebuah dialog yang cukup seru diantaranya mereka 

Bang Jack: "Aduh, mata gue!"

Nagabonar: "Aneh! Ini apaan sih?"

Haji Husin: "Astagfirullah! Ini… ini kayak… lorong waktu!"

Dan mereka semuanya terserap kedalam lorong waktu menuju ke suatu daerah yang cukup asing bagi mereka.

Seketika itu setelah cahaya hijau memudar semuanya menghilang kecuali Adul,Komeng dan tukang kopi ...

Tukang pun bertanya: Lah ini ngapa pada hilang semuanya ini.. Mana kopi dan goreng yang sudah dipesan belom dibayar jadi siapa yang bayar semua ini .

Komeng dan Adul terpana dan saling menengok satu sama lain..

Tidak lama kemudian mereka serempak bilang; Pak nih kopi dan gorengan di catet dulu ya..kite pergi dulu ada urusan..

Dan mereka kabur berbarengan dan diakhiri dengan tukang kopi yang marah sembari bilang: Malah kabur lo semua..sue bener dah..kalo gw kejer otomatis warung ditinggal dan gak ada yang jaga ...apes banget dah gue

( Terhuyung dan terduduk karena pusing dan kelelahan),


Ilustrasi lorong waktu yang tiba-tiba muncul di daerah mereka.
(Credits: Pixabay.com,TheDigitalArtist)

Perjalanan Waktu: 


Ilustrasi gang sempit di sebuah kampung.
(Credits : Pixabay.com,GPoulsen)

 Ketika cahaya mereda, mereka berada di sebuah gang sempit di sebuah kampung. Bau bubur ayam yang sangat harum memenuhi udara. Di ujung gang, terlihat warung bubur sederhana dengan tulisan "Bubur Ayam Haji Sulam" yang sudah sedikit pudar. Namun, suasana tidak tenang. Haji Madit, dengan baju koko putih dan peci hitamnya, sedang berdebat keras dengan seorang preman kekar bernama Si Jago. Si Jago, dengan tato naga di lengannya, menuntut bagian dari penghasilan Haji Sulam.

bang Jack : ( dengan ekspresi linglung)

"Bentar… gue ingat-ingat dulu… lho, ini kalau nggak salah Haji Madit yang pelit medit nggak karuan, yang suka catat di buku setiap mau melakukan amal, kan? Itu bintang antagonis di film Islam KTP, kan.

Haji madit :( bingung juga seraya membalas) "Ehhh… merabal ente, Pak Tua! Belum pernah nih buku kena muka ente, ya, Bahlul! Ehh, bentar dulu… dulu… bentar, gw inget-inget lagi… Oh iya, elu kan Bang Zakaria alias Bang Jack yang terkenal di sinetron PPT itu, yang dulunya tukang jagal kerbau dan sekarang jadi marbot masjid, kan? Apa kabar ente? Kok bisa nyasar ke mari juga? Dikira cuma ane sendirian aja yang kena cahaya aneh itu?"

Sementara itu dijung gang, terlihat warung bubur sederhana dengan tulisan "Bubur Ayam Haji Sulam" yang sudah sedikit pudar. Suasana tidak tenang. Si Jago, preman kekar dengan tato naga di lengannya, sedang berdebat keras dengan Haji Sulam. Si Jago menuntut bagian dari penghasilan Haji Sulam.

Si Jago: "Saya udah bilang berkali-kali, Haji Sulam! Bubur lu laris manis! Saya mau bagian saya!"

Haji Sulam: "Tapi, Pak… ini rezeki… ini berkah…"

Si Jago: "Berkah? Saya nggak makan berkah! Saya makan nasi! Dan saya mau bagian saya dari bubur ini!"

Bang Jack mengamati situasi. Ia melihat Haji Sulam tampak lelah dan putus asa. Dengan naluri bisnisnya yang tajam, Bang Jack segera mendekati Haji Madit.

Bang Jack: "Haji, perdebatan ini tidak akan menyelesaikan masalah. Kita perlu bernegosiasi."

Haji Madit: "Tapi ini soal prinsip, Bang Jack! Ini rezeki yang berkah!"

Bang Jack: "Prinsip penting, Haji, tapi kita juga butuh strategi. Mari kita cari solusi yang menguntungkan semua pihak."

Kemudian, Bang Jack memimpin musyawarah dengan Haji Madit, Haji Sulam, dan Si Jago. Setelah  melalui sesi  diskusi yang cukup alot dan memakan waktu yang tidak sebentar alias lama pada akhirnya  terjadilah sebuah kesepakatan Tentang masalah pembagian Keuntungan: Keuntungan dibagi tiga: 

- Untuk Haji Sulam: Mendapatkan satu bagian, sebagai pemilik usaha dan pencipta resep bubur.  Ia tetap bertanggung jawab atas kualitas dan cita rasa bubur.

- Untuk Si Jago: Mendapatkan satu bagian, sebagai bentuk kompensasi atas jaminan keamanan dan kelancaran usaha.  Ia diharapkan menjaga warung dari gangguan dan ancaman.

- Untuk Bang Jack: Mendapatkan satu bagian, sebagai konsultan bisnis yang akan membantu mengembangkan usaha.  Ia akan memberikan strategi pemasaran, manajemen, dan pengembangan produk.  Ia juga akan menjadi penghubung antara Haji Sulam dan Si Jago untuk memastikan kerjasama berjalan lancar.

- Untuk Pengembangan Usaha: Bang Jack akan membantu mengembangkan usaha dengan strategi pemasaran yang efektif, mencari lokasi baru, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan penjualan.

- Untuk Kerjasama yang Berkelanjutan:  Ketiga pihak sepakat untuk bekerja sama dengan saling menghormati dan menghargai.  Mereka akan mengadakan rapat rutin untuk membahas perkembangan usaha dan mengatasi masalah yang mungkin muncul.

Setelah kesepakatan tersebut selesai diberikan, Haji Husin dan Bonaga memberikan penguatan:

Haji Husin: "Alhamdulillah, akhirnya tercapai kesepakatan yang baik. Semoga kerjasama ini membawa berkah buat kite semua.  Ingatlah, keberkahan bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang kerjasama dan kebaikan."

Bonaga: "Sangat Setuju banget lay ! Semoga usaha ini semakin maju dan sukses!  Dengan kerjasama yang baik, rezeki akan semakin melimpah."

Setelah kesepakatan tercapai, suasana di warung bubur kembali tenang. Haji Madit, Si Jago, dan Bang Jack saling berjabat tangan, merayakan kesepakatan baru yang membawa harapan akan masa depan yang lebih baik.  

Dengan cara seperti ini, mereka tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga membangun kemitraan yang kuat, yang berbuah pada peningkatan keuntungan dan keberkahan bagi semua pihak.

Cerita ini diakhiri dengan sebuah cahaya yang muncul tiba-tiba dan membawa kembali mereka semua kembali ke masanya..

Cerita ini diakhiri dengan sebuah cahaya putih yang muncul tiba-tiba, menghampiri mereka semua.

Haji Husin: "Ini cahaya apa lagi ini? Tuh kan, kena lagi kita!"

Bang Jack: "Apa yang terjadi? Kenapa kita bisa menghilang tiba-tiba seperti ini?"

Haji Madit: "Jangan-jangan, ini teguran dari Allah!"

Bonaga: "Kita harus tetap bersyukur dan belajar dari semua kejadian ini!"

Seketika, mereka semua menghilang dalam cahaya putih tersebut, 

meninggalkan Haji Sulam dan Si Jago yang tersisa di warung bubur, bertanya-tanya ke mana mereka semua pergi.

Haji Sulam: "Kemana semua orang pergi? Tadi ada banyak orang di sini…"

Si Jago: "Entahlah, Haji. Tapi rasanya ini seperti teguran Allah. Saya seperti melihat siluman berbentuk Haji Husin, Madit, Jack, dan lainnya."

Haji Sulam: "Siluman? Maksudmu, mereka semua itu…?"

Si Jago: "Iya! Saya merasa ini adalah pesan untuk kita. Kita harus lebih menghargai rezeki dan tidak hanya memikirkan keuntungan semata."

Haji Sulam: "Jangan suuzon dulu sama Allah, ini mungkin sebuah teguran melalui perantara bang Jack dan haji madit musyawarah,Semoga kita bisa belajar dari kejadian ini. Kita perlu saling menghargai dan bekerja sama."

Si Jago: "Betul itu  pak haji sulam! Mari kita tingkatkan kualitas dan keikhlasan dalam usaha kita."

Dengan kejadian seperti barusan, Haji Sulam dan Si Jago  mulai bertekad untuk memperbaiki diri dan usaha mereka, dan juga  berharap agar keberkahan selalu menyertai mereka.

Kembali ke Masa Kini: 

 Setelah situasi mereda, cahaya putih yang menyilaukan tersebut kembali muncul, membawa Bang Jack, Nagabonar, dan Haji Husin kembali ke warung kopi "Nusantara". 

Mereka kembali ke dunia mereka, dengan pengalaman yang tak terlupakan. Perdebatan soal harga bawang putih masih berlanjut, tetapi sekarang dengan perspektif yang lebih luas.

 Mereka telah belajar tentang pentingnya negosiasi yang cermat, dan bahwa bahkan Haji Madit pun bisa belajar dari kesalahan.

Bang Jack: "Wah, kita kembali lagi ke sini! Pengalaman itu benar-benar mengubah cara pandang kita, ya?"

Haji Husin: "Iya, sepertinya kita harus lebih menghargai kerja keras dan berkolaborasi dengan baik. Negosiasi itu penting!"

Bonaga: "Setuju! Kita perlu mengingat pelajaran yang kita dapatkan. Kadang-kadang, kita bisa belajar dari orang yang tidak kita duga."

Di sisi lainnya tidak jauh dari warkop Nusantara, Haji Madit kembali ke warung Berkah, di mana ia bertemu dengan Encang Ali, Mamat, Karyo, dan Tebe.

Haji Madit: "Eh, kalian nggak akan percaya apa yang baru saja terjadi! Kita semua menghilang dan mengalami sesuatu yang luar biasa!"

Encang Ali: "Apa? Menghilang? Kemanakah kamu pergi, Bang Madit?"

Mamat: "Ceritain ke kite semuanya dong! Ini pasti menarik!"

Karyo: "Iya, Haji. Apa yang kamu pelajari dari situasi itu?"

Haji Madit: "Saya belajar bahwa kadang-kadang kita perlu bernegosiasi dan tidak terpaku pada prinsip sendiri. Keberkahan bisa datang dari kerja sama."

Tebe: "Wah, Haji Madit, kedengarannya seperti perjalanan yang mengesankan!"

Haji Madit: "Betul! Kita bisa belajar banyak dari satu sama lain, dan itu membuat kita lebih baik."

Setelah semua pengalaman yang mereka dapatkan, baik Bang Jack, Haji Husin, Bonaga, maupun Haji Madit dan teman-teman di warung Berkah, pada akhirnya mereka semua bertekad untuk menerapkan pelajaran berharga ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.

 Dengan semangat yang  baru, mereka siap menghadapi tantangan berikutnya, dengan lebih banyak kebijaksanaan dan saling menghargai.

Cerita pun selesai 

Bagaimana pembaca sekalian cukup terkesan dengan cerita yang saya buat ini kan..

Sampai bertemu kembali pada lintas waktu episode selanjutnya.. terima kasih ☺️☺️

Kalian juga dapat membaca cerita  versi lengkapnya yang penulis buat ini pada akun Wattpad saya, dan berikut ini merupakan linknya:

https://www.wattpad.com/story/387907993?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=Bungrey84

Pertarungan kura-kura ninja vs Gundala dan aliansi di Negeri sakura

                .                Ilustrasi diedit oleh Book cover.                           Credits: Pixabay.com 📚 ALOHA..Baca Kuys! Selam...